Listrik Statis
Listrik adalah kekuatan dasar di alam dan petir menunjukkan betapa kuatnya listrik. Petir terjadi ketika arus udara yang kuat membelah muatan listrik positif dan negatif, hal itu menyebabkan tegangan yang besar, dilepaskansebagai kilatan raksasa oleh Listrik Statis
Studi tentang listrik dibagi atas dua bagain yaitu Listrik Statis (Elektrostatis) dan Listrik Dinamis (Elektrodinamis). Listrik dapat menghancurkan dan membunuh, namun para ahli dapat menjinakan dan menggunakan tenaganya untuk menerangi kota-kota.
Listrik adalah bahan alami di alam semesta. Semua benda di sekeliling kita tersusun atas partikel terkecil yang disebut atom. Di dalam atom terdapat partikel-partikel yang bermuatan positif dan muatan negatif (elektron). Kita jarang memperhatikan listrik disekitar kita, karena muatan listrik positif dan negative seimbang, namun, ketika sebuah obyek di sentuh dapat terjadi perpindahan electron. Contohnya sebuah sisir dapat mengikat electron dari rambut, membuat rambut bermuatan positif sehingga rambut berdiri tegak.
Terjadinya Muatan Listrik
- Ketika batang plastic digosok-gosokan pada rambut kering atau kain wol, electron-elektron dari rambut/kain wol menuju batang plastic, sehingga batang plastic kelebihan electron dan batang plastic menjadi bermuatan negative dan dapat menarik potongan-potongan kecil kertas, seeperti pada gambar berikut.
- Ketika batang kaca digosok dengan kain sutera, electron-elektron batang kaca menuju kea rah kain sutra sehingga batang kaca kekurangan electron, dan batang kaca menjadi bermuatan potitif.
LISTRIK STATIS
Dalam pembahasan tentang listrik statis ini akan dibahas tentang :
1. Inter aksi antara dua muatan listrik
2. Medan Listrik
3. Energi potensian dan Potensial Listrik
1. Inter aksi antara dua muatan listrik
2. Medan Listrik
3. Energi potensian dan Potensial Listrik
1. Inter aksi antara dua muatan listrik atau lebih
Sebuah benda dikatakan bermuatan listrik, jika benda itu menerima tambahan elektron, atau kehilangan salah satu atau lebih elektronnya.
Benda yg kehilangan salah satu atau lebih elektronnya disebut bermuatan positif, sedangkan benda yang menerima satu atau beberapa elektron disebut bermuatan listrik negatif.
Jika antara dua muatan listrik bertemu atau berdekatan, maka akan terjadi gaya listrik atau gaya Coulomb (sesuai dengan nama orang yang menjelaskan tentang gaya listrik ini) dan disebut HUKUM COULOMB.
Beasar gaya listrik ini :
_ sebanding dengan besar kedua muatan yang tarik menarik
_ berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan tersebut
_ dinyatakan dengan rumus :
F = k (Q1.Q2) : r2
Keterangan :
F : Besar gaya listrik satis........ (Newton)
Q : Besar muatan listrik............ (Coulomb)
r : Jarak dari kedua muatan listrik. (meter)
k : Konstanta elektrostatis (9x109 Nm2C-2)
2. Medan Listrik
Medan listrik adalah daerah disekitar benda yang bermuatan listrik dan masih dapat dipengaruhi oleh gaya listrik
Besarnya medan listrik yang dihasilkan oleh sebuah muatan listrik dapat dihitung dengan rumus :
E = F/Q
atau
E = k Q/r2
Medan Listrik yang ditimbulkan oleh beberapa muatan dapat dihitung dengan rumus :
E = E1 + E2 + E3 + ....
3. Energi Potensila Listrik
Energi petensial listrik adalah sama dengan usaha yang harus dilakukan untuk memindahkan sebuah muatan uji ke titik jauh tak terhingga
Besarnya energi potensial Listrik dapat dirumuskan secara sederhana sbb :
Ep = k Q1 . Q2 / r
4. Potensial Listrik
Potensial listrik adalah merupakan hasil perbandingan antara Energi potensial listrik dengan besar muatan listrik.
Atau boleh juga diartikan sebagai besarnya usaha setiap satuan muatan.
Potensial listrik dapat dirumuskan sbb :
V = k Q / r
atau
V = W / Q
Tidak ada komentar:
Posting Komentar